Kamis, 16 Desember 2010

TEATERIKAL PUISI ISLAM MULTIMEDIA

TEAETRIKAL PUISI ISLAM MULTIMEDIA

Setelah mewujudkan impian mementaskan pertunjukan puisi dalam bentuk baru, total dan Spektakuler : Konser Puisi Multimedia Asrizal, Desember 2010. Asrizal Nur mulai memperkenalkan pembacaan puisi multimedia tersebut keberbagai tempat dalam dan luar negeri, semisal dalam Temu Sastra Indonnesia di Jambi (2008),Temu Sastra Indonesia III di Tanjungpinang (2010) dan Pertemuan Penyair Nusantara IV Di Brunei(2010).

Lantas, Brunei Darusslam terinspirasi dengan bentuk pertunjukan tersebut sebagai upaya membawa perubahan tradisi baca puisi yang cendrung monoton, tidak menarik yang mengakibatkan kurangnya minat generasi muda terhadap puisi. Kemuidian Asrizal di undang untuk memberikan pelatihan pada : Bengkel pelestarian Budaya Melayu Brunei pada 29 Nopemeber - 2 Desember 2010, lalu dengan waktu yang sangat singkat hasil binaan Asrizal Nur tersebut di pentaskan di Radio Televisi Brunei 8 Desember 2010.

Animo masyrakat sastra dan generasi muda terhadap bengkel puisi tersebut sangat besar dan diluar perkiraan, Tadinya Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei Darussalam hanya membuka kesempatan untuk 50 orang peserta meledak hingga hampir 200 orang.

Dengan kemampuan melatih yang cepat dan kerjasama yang baik dari peserta akhirnya pementasan bertajuk Teaterikal Puisi Islam Multimedia dapat dipentaskan dengan memukau dan dipenuhi sesaak oleh penonton.

Akhirnya karya pentas Asrizal Nur dan didukung Eeng Koty Koreagrafer Indonesia, mendapat sambutan baik oleh Menteri Kebudayaan dan Sukan Kerajaan Brunei Darusslam serta Dewan Bahasa dan Pustaka, agar diteruskan dengan pelatihan rutin serta membuka peluang untuk generasi muda Brunei. Untuk itu Dewan Bahasa dan Pustaka membuka semacam sanggar kesenian, diberi nama CLUB SENI Dewan Bahasa dan Pustaka dengan pelatih atau pembina tetap Asrizal Nur.